Jumat, 18 September 2020

 

Bisakah bulan menjadi matahri ?

Bisa jika Tuhan berkehendak..

Bisakah matahari menjadi langit saja ?

Bisa jika Tuhan berkehendak..

Tapi sayangnya, Tuhan berkehendak lain

 

Bulan tidakkah kau marah…

Kau tidak bersinar seperti Matahari..

Kau bukanlah pusat perhatian seperti matahari

Kau hanya pendamping bagi bumi.

Tidak, Aku tidak iri karena aku berguna untukmu.

 

Matahari senangkah kau

Menjadi pusat perhatian Bima Sakti

Menjadi pemilik sinar paling terang di bima sakti

Selalu dinanti semua makhluk di bumi

Ya, aku bahagia karena itu artinya aku berguna.

 

Tubuhku, senang atau sedihkah kau..

Dia selalu menjadi matahari Dan kau selalu menjadi Bulan.

Dia pusat perhatian dan kau bahkan bukan siapa-siapa.

Dia selalu dinanti sedangkan kau bahkan tak dianggap.

Dia selalu dipuja sedangkan kau bahkan tak pernah dipandang.

 

Jiwaku, aku ingin marah tapi pada siapa ?

Haruskah aku marah padaNya, bilang ini tidak adil ?

Haruskah aku bertanya, mengapa bukan aku yang menjadi dia ?

Mengapa kita menjadi bulan, mengapa tidak menjadi matahari saja ?

Amarahku apakah kita akan terus marah ? terus sembunyi ?

 

Bulan, ajarkan aku cara menjadi dirimu..

Tersenyum walau kau tak seindah matahari..

Berguna walau tak menjadi perhatian seperti matahari.

Aku ingin menjadimu bulan..

Setia walau tidak menjadi yang dinantikan, bahkan ketika kau tak muncul.


Credit : E'S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar